Browsed by
Day: February 5, 2021

Deretan Diva Yang Ada Di Indonesia

Deretan Diva Yang Ada Di Indonesia

Dunia musik Indonesia terkadang tidak pernah lepas dari keberadaan diva yang handal. Mendapatkan protagonis tidaklah mudah. Para penyanyi ini mengalami berbagai kesulitan untuk bertahan di kancah musik Indonesia.

Kehadiran mereka niscaya membuat dunia musik Indonesia semakin kaya dan indah. Mari kita lihat penyanyi mana saja yang terpilih menjadi diva di Indonesia.

Ini adalah tahun-tahun dimana para penyanyi ini benar-benar pantas disebut diva.

Titiek puspa

Titiek Puspa berhasil menjadi penyanyi populer era enam puluhan berkat albumnya Si Hitam (1963). Nenek Titiek, kini 78, terus bersinar sebagai penyanyi, penulis lagu, dan juga sebagai iklan. Nenek Titiek sangat keren.

Hetty Koes Endang

Mamah Hetty mulai tahun 1970-an menjuarai beberapa kompetisi regional, nasional dan internasional dan ingin membuat jantungnya berdebar kencang untuk berkarya di dunia musik. Kini perempuan yang baru menginjak usia 58 tahun ini terus aktif memimpin penyanyi muda di Indonesia.

Artikel Lainnya : 5 LAGU MALONIC INI HARUS DITAMBAHKAN KE PLAYLIST KAMU

Pada 1980-an, ketika banyak wanita berbakat beralih ke pop dan jazz, Nicky memilih Astria Rock untuk menunjukkan bakatnya. Pilihannya ternyata benar. Sampai saat ini dia dikenal sebagai salah satu rocker paling berpengaruh di kancah musik Indonesia.

Vina panduwinata

Lagunya “Burung Camar” (1985) merupakan berkah tersendiri bagi Ibu Vina. Lagu tersebut tidak hanya mendapatkan popularitas, tetapi lagu itu terus-menerus dinyanyikan dan menjadi nama panggung seorang wanita dengan suara serak dan basah. Jika Anda mengatakan Anda seorang pencinta musik, lihatlah sisa-sisa burung camar.

Nike Ardila

Nike Ardila semakin berhasil mengajak penggemar musik Indonesia menjadi slow rock di era 90-an. Sayangnya, di tengah popularitas ini, Nike harus bertemu Maker sejak dini karena mobil yang dikendarainya menabrak batang beton. Hingga saat ini, beberapa penyanyi Indonesia sudah membacakan lagu-lagunya.

Ruth Sahanaya

Bintang yang mengawali karir menyanyinya pada tahun 1987 itu menyadarkan telinga pecinta musik akan keindahan suaranya dengan lagunya “You All” (1992). Sejak itu ia rutin mewakili Indonesia di berbagai festival musik internasional.

Anggun C. Sasmi

Penghargaan yang diberikan kepada penampil terpopuler tahun 1990-1991 ini memungkinkan Anggun untuk menjajal kancah internasional pada tahun 1994. Keterampilan Anda telah diuji dan diterima di negara lain. Biasanya Anggun bekerja sama dengan musisi internasional. Anggun tidak hanya aktif bernyanyi, tetapi juga menjadi penasihat terpercaya bagi penyanyi muda Indonesia.

Asia Bagus, juara ajang pencarian bakat se-Asia, menyebut nama Krisdayanti sebagai bintang berikutnya di awal 1990-an, dan prediksi itu jelas. Krisdayanti telah mempersulit para penyanyi muda untuk ‘mengganti’ gelarnya sebagai bintang musik Indonesia, yang namanya sudah dikaitkan dengannya selama lebih dari 20 tahun.

Titi DJ

Semangat pernikahan yang dialaminya menjadi motivasi lain bagi DJ Titi untuk terus berkarya. Pada tahun 1999 Titi merilis album Bahasa Kalbu dan dengan lirik yang indah serta suara emasnya berhasil memikat penikmat musik Indonesia dengan harapan menjadi pacar Anda.

Raisa

Single “Serbian Salah” (2010) yang kemudian melahirkan album-album Rai, menjadi titik tolak karir gemilang wanita yang dikenal sebagai adik Yaya ini di industri musik lokal. Pada 2015 lalu, musisi papan atas mengaku gadis cantik berusia 25 tahun ini memang pantas disebut sebagai bintang di Indonesia.

Diva berikutnya

Raisa dapat mempertahankan gelar tanah air Diva selama 5-15 tahun ke depan. Jadi menurutmu siapa yang menjadi bintang Indonesia di antara popularitas Raisa? Pengamatan kami menunjukkan bahwa empat penyanyi terbaik memiliki peluang besar untuk meraih gelar bintang masa depan Indonesia.