4 Fakta TikTok yang Disebut “Dominique”, Benar-Benar Menyeramkan?

4 Fakta TikTok yang Disebut “Dominique”, Benar-Benar Menyeramkan?

Dominique, dirilis pada tahun 1963, semakin populer dan menjadi viral di TikToK. Saking tenarnya, beberapa pengguna TikTok pun penasaran bahkan memastikan fakta tentang lagu-lagu Dominique terungkap.

Ini adalah kisah horor yang berisi kisah tragis. Berikut 4 fakta musik Dominique yang harus Kalian ketahui. Apakah itu mengerikan dan menakutkan, seperti yang dikatakan orang lain? Yuk simak kebenarannya di bawah ini.

1. Dipopulerkan oleh seorang biarawati yang juga membutuhkan cinta

Lagu Dominique jatuh cinta pada biarawati yang bernyanyi. Biarawati yang bernyanyi adalah Suster Luca Gabrielle, bernama Jeanine Deckers, dari biara Belgia di Fichermont. Jeannine Deckers juga dikenal sebagai Sister Smile atau Sister Smile.

Menurut Fakta Lagu, Jeannine Deckers menulis lagu oleh Dominique untuk memenangkan hadiah selama magang religius bagi kaum muda. Jeannine akhirnya mengambil pita itu dan menyumbangkannya ke biara.

Lagu yang sukses didengar oleh perusahaan rekaman ini direkam di studio Philips di Brussel. Lagu komersial dari Dominique ini diapresiasi oleh Soeur Sourire atau Sister Smile yang banyak terjual dan meraih sukses besar di Eropa.

2. Dia tidak pernah ada di album Billboard

Sebelum perilisan lagu Dominique, diketahui bahwa penyanyi biarawati itu telah menulis banyak lirik, tetapi tidak pernah mendapat respon positif dari banyak orang. Tak yakin, Sumur Bernyanyi akhirnya merilis Dominique sebagai single terakhir yang akhirnya membuahkan hasil. Lagu ini berada di puncak tangga lagu Hot 100 dan Billboard untuk pertama kalinya.

Jeanini Deckers, biara tidak menyenangkan yang mengejutkan dengan gitar. Jeanini Deckers juga memenangkan Grammy Award yang dikenal sebagai Elvis Prsley In Habit untuk karyanya yang luar biasa.

3. Arti sebenarnya dari musik Dominique

Lagu oleh Dominic ini, berdasarkan The Guardian, terinspirasi oleh orang-orang kudus abad ke-13. Jutaan salinan lagu ini telah terjual di seluruh dunia, dan musik Dominique Jeannine Deckers masih menjadi satu-satunya orang nomor satu di Amerika.

Lagu karya Dominikus ini berasal dari kisah Santo Dominikus yang dikenal sebagai hamba Tuhan yang suci. Lagu ini penuh dengan rahmat dan masuk akal jika setiap orang akan mencari jalan yang benar. Di akhir lagu, Jeannine Deckers membuka hatinya dan mencoba mengatakan bahwa sebagai seorang biksu, dia juga membutuhkan cinta yang sederhana dan damai.

4. Kisah sedih tentang Jeannina Deckers dan kesulitannya dalam mengaransemen lagu

Sukses di puncak Billboard tidak meningkatkan karir Jeannine Decker, tetapi pertarungan baru saja dimulai. Menurut Songs Facts, saudari Luc Gabrielle ini akhirnya meninggalkan biara dan kembali mengedit lagu. Lagu yang dia rilis berjudul Glory to God untuk tablet Goldel. Berbeda dengan Dominique, lagu ini sangat kontroversial dan dianggap memberontak.

Akibat penganiayaan massa dan pemerintah, Jeannine Deckers akhirnya diakui sebagai pendukung seks lesbian. Jeannine digugat oleh pemerintah karena mendaftarkan bahwa lagu yang dia rilis tidak membayar pajak apa pun. Dia menjadi lebih buruk setiap hari dan mengkonsumsi banyak alkohol dan obat-obatan.

Berdasarkan data Song Facts, ditemukan bahwa pada tahun 1985, setelah menjalin hubungan selama sepuluh tahun, Jeannine Deckers dan kekasihnya Annie Pecher akhirnya meninggal dunia. Jeannine dan Annie mengakhiri hidup mereka dengan bunuh diri karena tekanan yang mereka hadapi.

Baca Juga : PERKEMBANGAN MUSIK UNTUK BERMAIN SLOT DI INDONESIA

Di batu nisannya ada tulisan “Aku melihatmu mencuri.” Melalui awan “atau” Aku melihat jiwamu terbang melalui awan. “

Jadi lagu ini bukan tentang teror, nak. Sejak Dominique menjuarai lagu The Beatles pada 1963, penyanyi dengan nama panggung The Singing Nun itu menjadi destinasi di negara-negara Eropa. Selain itu, status susternya digunakan sebagai kisah tragis dalam film tersebut, dan musik Dominik berubah menjadi OST film horor.

Comments are closed.