5 Rocker Yang Punya pengaruh dari Elvis Presley

5 Rocker Yang Punya pengaruh dari Elvis Presley

Siapa yang tak mengenal Elvis Presley? Resiko hadirnya di dunia musik, khususnya melalui popularitas serta kemajuan grafiknya, sangat memengaruhi musik rock sampai ini hari. Tapi, kapan akhir kali kamu dengar satu orang melantunkan lagu punya Elvis? Kemungkinan jawabannya ialah jarang-jarang atau bahkan juga tak pernah betul-betul

Masalah ini ialah lumrah mengingat bila Elvis memang tak pernah menulis lagunya sendiri. Bahkan juga, hit yang dia hasilkan ialah lagu-lagu yang dicatat oleh sejumlah aktris di daftar ini. Ia kemungkinan ialah seorang arranger yang hebat serta karismatik, akan tetapi jadi musisi yang menjalani rock n’ roll, Elvis tidak kurang hebat dari rocker-rocker ini.

Daftar dibawah berikut ini berisi tujuh musisi rockabilly dari tahun 1950-an yang punyai resiko besar diperjalanan peristiwa musik rock and roll, bahkan juga pengaruhi musisi-musisi besar di masa datang seperti The Beatles, Rolling Stones, serta Jimi Hendrix. Berikut daftarnya.

1. Link Wray

Diketahui jadi ” Godfather of the Power-chord, ” Fred Lincoln Wray Jr. atau yang lebih diketahui jadi Link Wray mengenalkan dampak fuzz serta distorsi gitar pada banyak musisi di eranya, maka buka jalan untuk invasi heavy metal di waktu yang akan tiba.

Meskipun demikian, lagu instrumentalnya yang dikeluarkan pada tahun 1958, Rumble, dipandang seperti satu diantara lagu paling buruk yang pernah dibuat.

Tapi, walaupun jarang-jarang diputar, hebatnya lagu ini bisa melompat ke barisan 16 di tangga lagu pop serta pengaruhi banyak dewa gitar hari depan seperti Eric Clapton, Jimmy Page, Bob Dylan, Jimi Hendrix, Jeff Beck, serta Neil Young. Belumlah juga John Lennon serta Paul McCartney.

Bahkan juga Pete Townsend, gitaris The Who, lewat cara berterus-terang merasa Rumble jadi argumen kenapa dia jadi seorang musisi rock.

2. Duane Eddy

Hampir seperti sama Link Wray yang kelihatannya lebih menarik untuk banyak fans musik yang lebih urakan, Duane Eddy pula menghibur banyak pemuda kulit putih yang hidup di pinggir kota pada tahun 50-an.

Album kiprahnya di tahun 1958, Have ‘Twangy’ Guitar – Will Travel, membuat jadi satu diantara bintang rock pertama yang sukses di pasar LP. Album ini sendiri berisi lima lagu hit instrumental, terhitung lagunya yang paling populer, Rebel Rouser, sebagai satu diantara rekaman rock pertama yang dikeluarkan dalam format stereo.

Style main gitar Eddy yang unik, ialah menuai serta menekuk senar rendah di leher sembari membuat melodi suara tunggal, lantas ditambah dengan dampak tremolo serta gema, membuat memperoleh panggilan ” King of Twang. ” Pengaruhnya bisa didengar dalam karya sejumlah musisi seperti George Harrison, John Fogerty, serta Bruce Springsteen.

Keseluruhannya, Eddy udah meletakkan lima belas singlenya di Top 40 serta udah jual lebih dari 100 juta rekaman, membuatnya instrumentalis rock paling sukses selama peristiwa.

3. Little Richard

Richard Wayne Penniman alias Little Richard pernah mengatakan bila ” boogie-woogie serta kombinasi di antara irama & blues ialah apa yang membuat rock and roll. “

Menurut banyak kritikus, pengakuan itu ialah gambaran yang cukup tepat buat menggambarkannya, mengingat bila Little Richard ialah musisi yang, katakanlah, seperti orang ” edan ” waktu tampil di atas panggung.

Sifatnya yang sangatlah flamboyan dengan vokal serta permainan piano yang keras ialah ciri uniknya. Richard sendiri bikin sekumpulan hit yang membanjiri tangga lagu pada tahun 1956-1957 seperti Long Tall Sally, Rip It Up serta Lucille. Tidak hanya ke-tiga hit itu, ada juga Tutti Frutti sebagai populer sesudah di-cover oleh Elvis.

James Brown serta Otis Redding ialah musisi yang dikontrol dengan cara langsung oleh Little Richard, seperti dalam beberapa tokoh rock yang lain seperti Bob Dylan, Mick Jagger, dan John serta Tom Fogerty. Bahkan juga The Beatles ” mengambil ” beberapa lagunya di waktu-waktu awal karir mereka.

Paul McCartney sendiri mengemukakan bila jadi fans ia senantiasa mau menyanyi seperti Little Richard. Little Richard ialah tokoh kunci dalam waktu awal rock and roll, serta dia jadi satu diantara musisi pertama yang dikukuhkan ke Rock and Roll Hall of Fame.

Baca Juga : Perjalan Mariah Carey Pada Usia 50 Tahun

4. Buddy Holly

Meskipun karirnya singkat (cuma kira-kira 18 bulan), Buddy Holly tinggalkan warisan rock classic yang langgeng serta bawa dampak besar pada beberapa calon rock and roller diawalnya tahun 60-an.

Waktu remaja, dia membuat band Buddy & Bob Western and Bop dengan sejumlah rekan sekolah menengahnya, serta tampil dengan teratur di program stasiun radio lokal. Stasiun ini pun mempromokan pertunjukkan country serta rockabilly di wilayah itu, serta kerap memakai bandnya jadi band pembuka.

Satu diantara atraksi ini menghadirkan Elvis Presley muda, yang memajukan Holly buat menjauh dari jenis country serta lebih cenderung ke rock and roll. Ia ialah seorang inovator di studio, manfaatkan tehnik double-tracking serta orkestrasi.

Holly, seperti Elvis, pula mendukung mempertemukan ketimpangan di antara fans musik kulit hitam serta putih di Amerika Serikat.

Lennon serta McCartney sendiri merasa Holly serta bandnya, The Crickets, jadi dampak besar untuk terjadinya The Beatles. Dan Not Fade Away, lagu ciptaannya, jadi single pertama Rolling Stones yang sukses di Amerika Serikat.

5. Eddie Cochran

Dikontrol oleh banyak pemetik gitar hebat seperti Joe Maphis serta Chet Atkins, karir rekaman Eddie Cochran diawali melalui musik country sembari bekerja bersama-sama dengan sama-sama vokalis, Hank Cochran (bukan saudara kandungnya), dalam band The Cochran Brothers.

Alkisah, sesudah menyaksikan Elvis tampil dalam suatu konser tahun 1956, Eddie berganti ke style musik yang lebih ” goyang. ” Perpindahan ini bikin The Cochran Brothers buyar lantaran opsi Eddie yang lebih condong ke rockabilly.

Cochran menulis sejumlah hit, antara lainnya ialah Summertime Blues yang dapat dikenang dalam vs Blue Cheer serta The Who. Pemanfaatan tehnik overdubbing di studio pada lagu-lagu seperti Summertime Blues dan C’Mon Everybody pula dipandang inovatif pada eranya.

Lagu Cochran yang lain, 20 Flight Rock, ialah lagu pujaan Paul McCartney saat waktu muda. Bahkan juga, sesudah bersua dengan John Lennon pada tahun 1957, Paul bikin John berkesan sampai memohon buat mengajarkan chord lagu itu. Sesudahnya, John mengharap Paul buat masuk dengan kelompok pra Beatles-nya, The Quarrymen.

Seperti sama Buddy Holly, kematian tiba-tiba Eddie Cochran di umur yang cukup muda (21 tahun) membuat jadi simbol rock yang langgeng. Dia sendiri udah diabadikan di Rock and Roll serta Rockabilly Hall of Fame.


Comments are closed.